- Sang Mentari

Breaking

Sang Mentari

Personal & Life Style Blog

Conected

test banner

Post Top Ad

Responsive Ads Here

Post Top Ad

Responsive Ads Here

Jumat, 14 April 2017



Listriya Imadhatul Umama
Modal Minimal Hasil Maksimal

Siapa bilang memulai suatu usaha harus mempunyai modal yang besar? Pernyataan itu berhasil dipatahkan oleh Listriya Imadhatul Umama. Pasalnya, pertama kali Listriya terjun mengeluti usaha Produk Minuman Sari Kacang Hijau (SARKIJOO) hasil produksi sendiri, made in by Rumah Shakina pada Februari 2016 silam listriya hanya mengeluarkan modal sebesar Rp. 100 ribu. Kini omzetnya bisa mencapai 10 juta rupiah per bulan. Saat ditemui Kirana di kediamannya, di kawasan Jl Rungkut Surabaya, Listriya membeberkan rahasia suksesnya.
        Awal menjalankan usaha ini, rupanya orang tua listriya sangat menentang, mereka menginginkan untuk Listriya bekerja sesuai dengan ilmu yang didapatkan waktu kuliah. Terlebih lagi tidak adanya background sebagai pengusaha.
 “Dengan modal dukungan suami yang sangat berharga dan kegigihan saya dalam menjalankan bisnis ini, lambat laun support dari orang tua akhirnya saya dapatkan, malahan diberbagai kesempatan, orang tua saya dengan semangat ikut mengenalkan produk SARKIJOO kepada teman atau saudara yang lain. Berkat support dari mereka itulah, kini saya bisa meraih omzet hingga 10 juta rupiah perbulannya” ungkap wanita yang awalnya berprofesi sebagai bidan.
                Disamping berkat dukungan dari suami dan keluarga, rupanya kesuksesan Listriya dikarenakan Listriya merasa bahwa passionnya di bidang itu. Bahkan, Listriya juga merasa peluang pasarnya masih sangat besar. “Alasan yang paling utama adalah saya merasa produk kami sangat bermanfaat untuk dikonsumsi bagi seluruh anggota keluarga pelanggan saya, khususnya bagi ibu hamil dan ibu yang sedang menyusui yang ASI nya tidak lancar, ada kepuasan tersendiri ketika ada pelanggan yang memberikan feedback bahwasannya mereka sangat merasakan manfaat mengkonsumsi Sarkijoo by Rumah Shakina,” ujarnya
                Dalam menjalankan usaha Produk Minuman sarkijoo ini, sebelum bergabung di komunitas MBC, wanita kelahiran 3 Juli 1989 ini hanya menitipkan di beberapa toko kue basah dekat rumah,  namun saat ia sudah aktif di MBC yang diasuh oleh Dini Waluyati, ia  mendapatkan ilmu bagaimana cara jualan yang baik, salah satunya dengan merekrut reseller sebanyak-banyaknya. “Saya masih ingat ketika Bunda Dini Waluyati mengatakan ‘Kalau kita membantu orang lain, maka kita juga akan dibantu orang lain’. Akhirnya dengan niat saling membantu dan saling memberikan manfaat, Alhamdulillah saat ini sudah ada beberapa reseller yang bergabung untuk mengenalkan sarkijoo kepada masyarakat yang lebih luas,” lanjutnya

Dibalik kesuksesan yang sudah diraih Listriya, rupanya istri Achmad Farid ini mempunyai obsesi yang belum tercapai, yakni dengan banyaknya orang yang jadi reseller berarti bisa semakin bermanfaat bagi orang lain, dan membuka peluang usaha bagi siapapun. Bahkan, jika ditakdirkan bisa terwujud, ia sangat ingin sekali sarkijoo bisa hadir bukan hanya di Surabaya dan Sidoarjo saja, tetapi di lebih banyak kota – kota yang lain. ”Kalau tantangan yang saya hadapi adalah bagaimana caranya agar produk sarkijoo lebih dikenal dimasyarakat, menemukan cara alami agar produk bisa lebih tahan lama tanpa bahan pengawet, dan berfikir kreatif untuk menambah varian rasa sarkijoo dari yang ada saat ini -original dan coklat- agar konsumen tidak bosan. Dalam waktu dekat insya Allah akan segera hadir sarkijoo rasa durian dan nangka,” bebernya.



(Dimuat di Majalah Kirana edisi 126, Maret 2017)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Top Ad

Responsive Ads Here