Eni Susanti Meski Putus Sekolah, Berhasil Jalani Bisnis Mainan Edukatif - Sang Mentari

Breaking

Sang Mentari

Personal & Life Style Blog

Conected

test banner

Post Top Ad

Responsive Ads Here

Post Top Ad

Responsive Ads Here

Selasa, 24 Oktober 2017

Eni Susanti Meski Putus Sekolah, Berhasil Jalani Bisnis Mainan Edukatif



Siapa bilang bahwa jika tidak mengenyam pendidikan yang tinggi, tidak akan bisa sukses. Hal itu berhasil dipatahkan oleh Eni Susanti. Eni yang hanya mengenyam pendidikan di bangku SMP ini, malah kini terbilang sukses berbisnis 

Awalnya, Eni tidak ada rencana untuk terjun di dunia bisnis, terlebih lagi di bisnis online. Namun, takdir berkata lain. Saat putri pertamanya  Zalfaa Naurah Nur Khalidah Sidiq menginjak usia 3 tahun, mengalami masalah di sensory nya yang mengharuskan untuk terapi dengan belajar menggunakan media edukatif yang menarik. 

“Dari situlah saya pertama kali kenal kartu baca Abaca yang dikemas dengan permainan seru, sehingga saya berpikir kenapa saya tidak mendaftar menjadi agen. Setelah saya mendaftar, saya ketemu dengan teman-teman yang jual mainan edukatif salah satunya hafizdoll. Ini, saya tertarik beli buat anak saya karena harganya lumayan dan sayapun ikut program arisan. Setelah dapat dikirim hafizdollnya saya mulai merasakan manfaatnya buat anak saya dan akhirnnya saya tertarik untuk memasarkannya. Syaratnya sangat mudah cukup ikut training ke kantor cabang dan bisa menjalankan bisnisnya tanpa modal,”  ujar wanita kelahiran lampung 5 juni 1984

Meskipun bisnis yang digeluti Eni tanpa modal, namun Eni tidak mau menjalani bisnisnya tersebut dengan setengah hati. Bahkan Eni menjalankan dengan sepenuh hati dan berkeinginan untuk membina resseler dari kalangan kaum ibu yang serius ingin belajar bisnis on line. Banyak yang mulai dari nol, tidak paham mengenai cara beriklan, cara menawarkan ke konsumen, cara cek ongkir, dan sebagainya.” Alhamdulillah setiap minggu saya ngadain Training new reseller otu free dan sampai saat ini (sudah 1 th saya gabung ) itu ada 380 reseller yg bergabung. dan ada 170 reseler yang aktif,” lanjutnya.

Kesuksesan Eni, rupanya tidak terlepas dari peran serta suami dan orang tuanya. Sejak awal Eni bergabung, Muhammad Sidiq sang suami selalu mendukungnya. Mulai dari mengambil barang pesanan ke kantor hingga kirim paket. Sang ibu pun juga ikut andil membantu Eni. Ibunya pun selalu mengingatkan agar berhati hati dalam mengelola bisnis, mendoakan dan menyisihkan agar hasil usahanya untuk ditabung. “Karena itu saya pengen pergi umroh bersama keluarga dengan hasil tabungan sendiri hasil dair bisnis. Saya juga ingin terus untuk terus mengajak ibu rumah tangga agar bisa lebih produktif,” ujar pemilik website anakkusoleh.com/eni. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Top Ad

Responsive Ads Here