SOCIAL MEDIA

Selasa, 17 Oktober 2017

Jangan Ngaku Ke Surabaya, Kalau Belum Makan Rujak Cingur


Hasil gambar untuk rujak cingur

Siapa sih yang tidak kenal Rujak Cingur ? Makanan tradisional Surabaya, Jawa Timur ini memang patut di acungi jempol. Racikan rujaknya ini berbeda dengan rujak yang ada di seluruh Indonesia.

Nama Rujak Cingur diambil dari nama bahan dasar yang digunakan yaitu “Rujak” dan “Cingur”. Rujak merupakan campuran buah - buahan dan sayuran yang dihidangkan dengan sambal. Sedangkan Cingur sendiri merujuk pada bahan irisan mulut atau moncong sapi yang direbus dan dicampurkan ke dalam hidangan. Sehingga Rujak Cingur ini merupakan perpaduan dari bahan sayuran, buah buahan dan cingur yang diolah menjadi satu sajian yang memiliki rasa yang khas.

Dilihat sekilas, Rujak Cingur hampir mirip dengan Gado – gado. Namun yang membedakan adalah bahannya yang menggunakan buah – buahan dan cingur. Saus bumbu yang digunakannya juga berbeda, karena menggunakan petis dan bahan lainnya.

Keistimewaan dari Rujak Cingur ini adalah perpaduan rasa dari sayur– sayuran, buah–buahan, dan saus petis yang menghasilkan rasa manis, gurih, legit dan sepat menjadi satu sehingga memberikan cita rasa yang khas pada Rujak Cingur ini. Rasa kenyal dari cingur, memberikan sensasi tersendiri saat menyantapnya. 

Rujak Cingur ini terbuat dari bahan buah – buahan seperti timun, bengkuang, manga muda, nanas, dan kedondong. Untuk bahan sayuran seperti kecambah, kangkung dan kacang panjang. Tidak hanya sayur dan buah, Rujak Cingur pun ada tambahan seperti lontong, tahu goreng, tempe goreng, dan cingur.


Saus bumbu yang terbuat dari petis, gula, cabai, kacang goreng, bawang goreng, garam dan irisan pisang klutuk yang masih muda diulek. Setelah semuanya diulek menjadi satu, sayuran, buah dan bahan tambahan tersebut di potong kecil da ditaruh diatas saus bumbu yang sudah diulek.

Untuk penyajian Rujak Cingur ini biasanya dibagi menjadi dua jenis, yaitu Rujak Cingur Biasa atau Rujak Cingur Matengan. Pada penyajian Rujak Cingur biasa ini hanya menggunakan bahan seperti diatas. Sedangkan untuk Rujak Cingur matengan hanya terdiri dari bahan – bahan yang matang saja seperti lontong, tahu goreng, tempe goreng, bendoyo dan sayur yang telah direbus. Walaupun berbeda bahan namun saus bumbu yang digunakan sama, sehingga rasanya tidak berbeda jauh.

Keunikan Rujak Cingur tersebut membuat aku setiap kali mudik ke Surabaya selalu ingin menyantapnya. Bahkan, band favoritku Kahitna, setiap kali perform di Surabaya pun tak lupa menyantapnya. Depot langganan Rujak Cingur mereka terletak di Delta Plaza Surabaya. Jadi, jangan pernah mengaku ke Surabaya kalau belum pernah makan Rujak Cingur. Nikmati sensasinya saat makan Rujak Cingur

2 komentar :