SOCIAL MEDIA

Jumat, 15 Desember 2017

Ta’aruf Yuk...

Hasil gambar untuk taaruf



Dari awal aku tidak pernah mengetahui istilah ta’aruf. Namun semenjak perpisahan dengan sang mantan dan bergabung di salah satu grup ta’aruf yang ada di Facebook, kini perlahan aku mulai mengetahui istilah dan proses ta’aruf.

Umumnya orang yang belum mengetahui istilah ta’aruf, beranggapan bahwa ta’aruf adalah salah satu cara untuk mendapatkan pasangan hidup. Padahal secara bahasa, ta’aruf sendiri berarti perkenalan.
Namun, sebenarnya ta’aruf itu mempunyai makna berpacaran secara Islami. Ada juga yang menganggap ta’aruf sebagai cara cepat untuk mendapatkan pasangan.
Secara pengertian dalam kebahasaan, ta’aruf diartikan sebagai perkenalan. Hal tersebut dianjurkan dalam agama Islam. Ta’aruf itu adalah kegiatan berkunjung ke rumah seseorang untuk berkenalan dengan penghuninya.Ta’aruf dapat menjadi langkah awal untuk mengenalkan dua keluarga yang akan menjodohkan salah satu anggota keluarga.
Ta’aruf dapat pula dilakukan jika kedua belah pihak keluarga setuju dan tinggal menunggu keputusan anak untuk bersedia atau tidak untuk dilanjutkan ke pernikahan.
Namun, jika ta’aruf yang dimaksud adalah untuk mencari jodoh, belum ada hukum yang mewajibkan ataupun melarang hal tersebut. Tetapi, jika ta’aruf dibandingkan dengan pacaran, maka secara agama, ta’aruf lebih dianjurkan karena beberapa alasan.
Perbedaan antara pacaran dengan ta’aruf adalah dari segi tujuan dan manfaat. Menurut Islam, pacaran dianggap sebagai kesenangan yang tidak berlangsung lama, dan dianggap jalan menuju perbuatan zina dan maksiat.

Ketika seseorang berniat untuk ta’aruf, maka ia terbebas dari segala tuntutan berpacaran. Pada dasarnya, pacaran dan ta’aruf memang berbeda, dan Islam lebih menganjurkan umatnya untuk ta’aruf.
Berbeda dengan pacaran, ta’aruf mengantarkan dua orang untuk menjalani hubungan yang serius. Dalam ta’aruf juga biasanya ada yang menemani pasangan saat pertemuan pertama dilangsungkan
Bagaimana proses ta’aruf dilakukan?
Proses ta’aruf tergantung pada individu dan budaya masing-masing. Namun, secara umum berikut langkah-langkah ta’aruf:
1. Membuat Proposal atau Biodata
Proposal atau biodata ini berisikan cerita mengenai diri sendiri, prinsip hidup yang dijalankan, kriteria apa yang dibutuhkan dari pasangan, dan hal lainnya. Nantinya, proposal ini ditukarkan dengan orang yang ingin berta’aruf juga.
2. Mencari calon pasangan dan bertemu lewat mediator
Mencari pasangan dapat dilakukan lewat saudara, teman, ataupun keluarga, atau biro jodoh di masjid. Nantinya, mereka juga yang akan menjadi mediator saat kedua belah pihak bertemu.
Saat bertemu, kedua pihak sebaiknya bertanya berbagai macam hal untuk mengetahui pribadi masing-masing. Seperti apakah bisa memasak? Pekerjaan saat ini apa? Atau ingin tinggal di mana nantinya setelah menikah?
Hal tersebut diperlukan agar kedua bisa memutuskan untuk melanjutkan ta’aruf atau tidak.
3. Salat istikharah
Setelah bertemu, keduanya dianjurkan untuk shalat istikharah agar tidak ada keraguan. Berdoa sekhusyuknya saat salat istikharah untuk mendapatkan petunjuk dari Allah.
Jika setelah salat istikharah keduanya mantap dan tidak ada keraguan, maka ta’aruf bisa dilanjutkan.
4. Khitbah atau peminangan
Sebelum menikah, pihak laki-laki baiknya meminang pihak perempuan terlebih dahulu. Acara peminangan ini tidak perlu diadakan secara meriah.
Acara peminangan ini juga bisa menjadi ajang untuk lebih mendekatkan kedua keluarga. Sekaligus bersilaturahmi dengan saudara-saudara terdekat yang diundang.
5. Akad atau pernikahan
Setelah semua proses dijalankan dengan baik, maka keduanya bisa menikah. Untuk sampai ke jenjang pernikahan, biasanya hanya dibutuhkan waktu tiga sampai empat bulan saja.
Ta’aruf lebih mudah dari pada pacaran, terlebih untuk mereka yang ingin memiliki hubungan serius. Sudah banyak orang yang menjalankan ta’aruf saat ini, mulai dari orang biasa hingga artis ternama juga menjalankan taaruf.


Jadi kalian mau pilih pacaran atau proses taaruf? 
Hasil gambar untuk taaruf

1 komentar :

  1. Udah merasakan dua-duanya. Dan yang sampai ke jenjang pernikahan, justru lewat ta'aruf ^^

    BalasHapus