SOCIAL MEDIA

Kamis, 11 Januari 2018

Gadis Kecilku, Pengorbanan Orang Tua Merawat Buah Hatinya

Hasil gambar untuk resensi buku gadis kecilku


Dalam buku “gadis kecilku” ini berkisah tentang perjalanan yang mengharukan seorang gadis belia yang berusia 10 tahun dalam menjalani hidup dengan penyakit berat, pelengketan usus, dioperasi tujuh kali, lupus, pendarahan otak, dan gagal ginjal yang harus cuci darah 3 kali seminggu.

Kasih orang tua terhadap anaknya tidak akan pernah putus. Kalimat ini pantas untuk Syaiful Hadi, warga Desa Gudang, Kecamatan Asembagus, Situbondo.

Pria berusia 43 tahun  yang seorang guru les komputer  ini, setiap hari merawat Viara Hikmatunnisa, anaknya yang menderita yang menderita penyakit pelengketan usus.

Akibat penyakit yang dideritanya, anaknya langsung dilarikan ke RSUD Abdoer Rachem Situbondo untuk dioperasi. Namun operasi tidak berjalan seperti yang diharapkan.

Kisah ini diangkat dari kejadian nyata, yang menimpa keluarga kecil Syaihul Hadi di akhir tahun 2011 sampai 2014. Sampai buku ini terbit anaknya masih berbaring di rumah sakit.

Buku setebal 150 halaman telah rampung seluruhnya menceritakan penyakit anaknya hingga divonis menderita penyakit pelengketan usus oleh seorang dokter di RS dr Soebandi Jember.

Buku ini menceritakan perjuangan dan kasih sayang tak terhingga orang tua terhadap gadis kecilnya, yaitu Viara Hikmatun Nisa yang lahir pada tanggal 22 Juli 2004 kelas tiga Sekolah Dasar, yang sampai saat ini menggunakan kantong stoma atau buang air besar lewat samping perut.

Gadis kecil itu bernama Viara, lahir 22 Juli 2004, yang sejak duduk kelas tiga SD harus berjuang melawan berbagai penyakit berat. Dari tahun 2011 sampai sekarang sudah lebih 7 kali operasi besar.

Viara divonis menderita lupus, pelengketan usus (yang mengharuskan perut Viara dilubangi utk dipasang kantong stoma untuk pembuangan air besar), pendarahan otak, dan gagal ginjal yg harus cuci darah 3x seminggu selama hidupnya kecuali jika dilakukan penggantian ginjal.

Butuh biaya ratusan juta rupiah untuk biaya perawatan Viara setiap bulan yang harus dikeluarkan oleh Syaihul Hady dan keluarga demi menyelamatkan putri tercinta

Dengan motivasi dari teman-temannya atas cerita ini, yang sering di share di fb, twitter, BB dll. Maka Syaiful menulis menjadi sebuah buku, dan bisa menjadi inspirasi terutama bagi orang tua dan anak indonesia.


Banyak hikmah dan pelajaran hidup tentang cinta, kasih sayang orang tua pada anaknya yg masih kecil yg hampir sekarat di meja operasi, tentang optimisme dan kepasrahan kepada Sang Khalik atas semua ketetapan-Nya.

Tidak ada komentar :

Posting Komentar